
lugasnusantara.co.id, TANAH BUMBU – Batulicin Festival (BATFEST) 2025 tidak hanya menjadi ajang hiburan dan seni budaya, tetapi juga tampil sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Tanah Bumbu. Festival yang resmi dibuka Sabtu (27/12/2025) di Pantai Jhonlin Festival, Kecamatan Simpang Empat, ini melibatkan ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut meramaikan kawasan acara.
Sebanyak lebih dari 350 pelaku UMKM dan 380 pedagang kaki lima (PKL) difasilitasi lapak secara gratis oleh penyelenggara. Beragam produk lokal ditawarkan, mulai dari kuliner khas Tanah Bumbu, olahan makanan kreatif, minuman, produk fesyen, hingga aneka hasil ekonomi kreatif lainnya. Kehadiran UMKM tersebut menjadikan BATFEST 2025 sebagai pusat aktivitas ekonomi rakyat yang hidup dan dinamis.
Sepanjang pelaksanaan BATFEST 2025, ribuan pengunjung memadati area festival, memberikan dampak langsung terhadap peningkatan penjualan para pelaku UMKM. Festival ini juga menjadi etalase produk lokal yang mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen dari berbagai daerah.
CEO Jhonlin Group Feriyandi menyampaikan optimisme terhadap dampak ekonomi yang ditimbulkan dari penyelenggaraan BATFEST. Menurutnya, tingginya tingkat hunian hotel serta ramainya transaksi UMKM menjadi indikator positif perputaran ekonomi selama festival berlangsung.
“Pengunjung Batfest bukan hanya masyarakat lokal, tetapi juga datang dari berbagai kabupaten hingga provinsi tetangga. Ini tentu berdampak besar bagi UMKM dan perekonomian daerah,” ujarnya.
Selain menghadirkan festival musik berskala nasional dengan sederet musisi papan atas, BATFEST 2025 juga menjadi ruang akulturasi budaya dan penguatan ekonomi kreatif. Dukungan terhadap UMKM melalui penyediaan lapak gratis menjadi bukti komitmen penyelenggara dan pemerintah daerah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.
Rangkaian BATFEST 2025 berlangsung sejak 27 Desember hingga 31 Desember 2025 atau bertepatan dengan pergantian Tahun Baru 2026, diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi pelaku UMKM serta memperkuat posisi Tanah Bumbu sebagai destinasi festival unggulan di Indonesia.
Tidak ada komentar