x

Disdukcapil Tanah Bumbu Luncurkan Inovasi ‘Pelangsir Massal’

waktu baca 2 menit
Selasa, 6 Jun 2023 13:18 2 Redaksi

TANAH BUMBU, lugasnusantara.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tanah Bumbu meluncurkan inovasi yang diberi nama Pelayanan Langsung Sisir Penyandang Masalah Sosial atau “Pelangsir Massal”.

Inovasi ini diluncurkan untuk menuntaskan permasahan sosial di Bumi Bersujud yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah setempat. 

Dalam rangka menuntaskan permasalahan sosial ini juga, Disdukcapil berkolaborasi dengan Dinas Sosial setempat.

“Hari ini Disdukcapil dan Dinsos melakukan perjanjian kerja sama terkait penuntasan masalah sosial yang terdiri dari beberapa indikator seperti ODGJ, orang terlantar, anak yatim piatu, lansia, dan lainnya sesuai Peraturan Menteri Sosial,” ungkap Kepala Disdukcapil Tanah Bumbu, Gento Hariyadi.

Gento mengatakan setelah ditandatanganinya perjanjian kerja sama tersebut maka pihaknya akan langsung melakukan tindakan di lapangan dalam rangka pemberian NIK bagi penyandang masalah sosial yang nantinya menjadi database di Dinas Sosial maupun di Disdukcapil Tanah Bumbu.

Kerja sama yang dilakukan ini penting dilakukan mengingat semua pelayanan bantuan sosial baik pusat maupun daerah berbasis NIK, maka menjadi syarat mutlak pemberian NIK bagi penduduk penyandang masalah sosial.

“Maksud dari pelayanan terintegrasi bersama OPD terkait dengan Inovasi Pelangsir Massal ini adalah sebagai bentuk pemenuhan hak setiap penduduk untuk mendapatkan pelayanan, terutama bagi penduduk penyandang masalah sosial yang terdiri dari 26 indikator. Pemberian bantuan sosial akan lebih tepat sasaran serta database akan lebih akurat,” sebut Gento.

Kolaborasi pelayanan kepada masyarakat khusus penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) ini akan berlanjut di 12 Kecamatan se-Kabupaten Tanah Bumbu. Sebagai pilot project saat ini adalah Kecamatan Mantewe. Saat ini lapak pelayanan Disdukcapil sudah dibuka di desa dan kelurahan.

Khusus penyandang masalah sosial, terutama bagi masyarakat yang memang tidak bisa keluar dari rumah karena dalam kekuarangan, maka solusinya adalah pelayanan langsung dengan mendatangi kerumah penduduk.

Pelayanan menggunakan azas stelsel aktif, dimana pelayanan mendatangi masyarakat ke rumah-rumah khusus PPKS, sehingga masyarakat tidak lagi datang ke dinas untuk urusan administrasi kependudukan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x