Hj. Mariana Ajak Pekerja Informal Tanah Bumbu Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

waktu baca 3 menit
Kamis, 18 Jun 2026 13:00 132 Redaksi

lugasnusantara.co.id, TANAH BUMBU – Upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal terus diperkuat melalui Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan yang digelar di SMKN 1 Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan yang menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Hj. Mariana, tersebut diikuti sekitar 300 pekerja informal dari berbagai profesi, mulai dari petani, pedagang, pengemudi, pelaku UMKM, nelayan, tukang hingga pekerja mandiri lainnya.

Dalam kesempatan itu, Hj. Mariana mengajak seluruh pekerja informal untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan guna mendapatkan perlindungan dari berbagai risiko kerja yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Menurutnya, pekerja sektor informal memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah, namun juga menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun risiko meninggal dunia yang dapat berdampak pada kondisi ekonomi keluarga.

“Dengan iuran yang sangat terjangkau, hanya Rp16.800 per bulan, masyarakat sudah mendapatkan perlindungan melalui Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Jangan menunggu musibah datang baru menyadari pentingnya perlindungan,” ujar Hj. Mariana.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis manfaat klaim Jaminan Kematian (JKM) kepada tiga ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan. Masing-masing ahli waris menerima santunan sebesar Rp42 juta.

Santunan diberikan kepada ahli waris Durakhman yang bekerja sebagai penjaga sarang burung walet, serta ahli waris Said Abu Bakar dan Iman Arifin.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Hj. Mariana bersama Kepala Kantor Wilayah Kalimantan BPJS Ketenagakerjaan, Faizal Rachman, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batulicin, Vina Dwina Yuskin.

Momentum tersebut menjadi bukti nyata manfaat program BPJS Ketenagakerjaan yang dapat dirasakan keluarga peserta saat menghadapi risiko meninggal dunia. Santunan yang diberikan diharapkan mampu membantu keberlangsungan ekonomi keluarga yang ditinggalkan.

Kepala Kantor Wilayah Kalimantan BPJS Ketenagakerjaan, Faizal Rachman, menyampaikan apresiasi atas dukungan Komisi IX DPR RI yang selama ini aktif mendorong perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja sektor informal.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana edukasi kepada masyarakat, tetapi juga memperlihatkan secara langsung manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui penyerahan santunan kepada ahli waris peserta.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batulicin, Vina Dwina Yuskin, menjelaskan berbagai program yang dapat diikuti pekerja informal, mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), hingga Jaminan Hari Tua (JHT).

Menurutnya, perlindungan jaminan sosial tidak hanya diperuntukkan bagi pekerja formal, tetapi juga sangat penting bagi pekerja mandiri yang setiap hari menghadapi berbagai risiko dalam bekerja.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti sosialisasi, berdiskusi mengenai manfaat program, tata cara pendaftaran, besaran santunan yang diterima peserta maupun ahli waris, hingga prosedur pengajuan klaim.

Melalui sinergi antara Komisi IX DPR RI dan BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan cakupan kepesertaan pekerja sektor informal di Kabupaten Tanah Bumbu terus meningkat sehingga semakin banyak pekerja yang memperoleh perlindungan sosial dan dapat bekerja dengan lebih aman serta tenang.

LAINNYA