lugasnusantara.co.id, TANAH BUMBU – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Alternatif Banjarbaru–Batulicin, tepatnya di Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 11.30 Wita.
Peristiwa tragis tersebut melibatkan sebuah mobil tangki minyak berwarna biru putih dengan nomor polisi DA 8016 ZV dan mobil pikap DA 8041 ZQ dari Desa Batulicin Irigasi.
Akibat kecelakaan itu, tujuh orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat hingga harus dirujuk ke RS Marina.
Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, kecelakaan bermula saat mobil tangki yang dikemudikan M. Ilyas melaju dari arah Banjarbaru menuju Batulicin. Saat berada di lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami hilang kendali hingga masuk ke jalur berlawanan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil pikap yang dikemudikan Veri Andi Saputra. Tabrakan keras pun tidak dapat dihindarkan.
Petugas piket Polsek Mantewe yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), memasang rambu dan imbauan lalu lintas, mengevakuasi korban, serta meminta keterangan para saksi.
Kejadian tersebut juga dilaporkan kepada Unit Gakkum Satlantas Polres Tanah Bumbu untuk penanganan lebih lanjut.
Seluruh korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Mantewe. Namun, tujuh orang dinyatakan meninggal dunia.
Adapun korban meninggal dunia yakni:
– Abdi Cahya Girsang, mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
– Muhammad Ramadhani, mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
– Tegar Mangku Alamsyah, anggota Karang Taruna Desa Batulicin Irigasi.
– Nafa Izzatu Jannah, mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNU Kalsel).
– Nur’aini Salsabila, mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNU Kalsel).
– Veri Andi Saputra, pengemudi mobil pikap sekaligus mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNU Kalsel).
– M. Ilyas, pengemudi mobil tangki.
Sementara itu, satu korban luka berat, M. Fahrizal Hasbi, mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM), dirujuk ke RS Marina untuk mendapatkan perawatan intensif.
Usai proses identifikasi, jenazah para korban telah diserahkan kepada masing-masing keluarga untuk dimakamkan.
Hingga berita ini diturunkan, Unit Gakkum Satlantas Polres Tanah Bumbu masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.