BPBD Tanah Bumbu Kenalkan Inovasi RENJANA, Bangun Budaya Sadar Bencana di Kalangan Pelajar

waktu baca 2 menit
Kamis, 23 Jul 2026 15:57 141 Redaksi

lugasnusantara.co.id, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus memperkuat upaya peningkatan ketangguhan masyarakat melalui inovasi Relawan Remaja Aman Bencana (RENJANA).

Program ini menyasar kalangan pelajar sebagai agen perubahan dalam membangun budaya sadar bencana sejak usia dini.

Inovasi tersebut diperkenalkan kepada peserta didik baru SMP Negeri 3 Batulicin dalam kegiatan edukasi kebencanaan yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (21/7/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Sulhadi, M.IP, melalui Kepala Sub Bidang Pencegahan, Muhammad Ahsani Fauzan, S.Pd., M.Sc., menjelaskan bahwa RENJANA merupakan inovasi pelayanan publik BPBD yang mengintegrasikan pembinaan relawan remaja dengan pemanfaatan teknologi informasi.

Melalui platform tersebut, peserta dapat mengakses materi edukasi kebencanaan, mendaftarkan diri sebagai relawan, memperoleh informasi kebencanaan, melaporkan kegiatan, mengikuti survei pelayanan publik, menyampaikan pengaduan, hingga mendokumentasikan berbagai aktivitas kebencanaan dalam satu sistem yang terintegrasi.

“Melalui RENJANA, kami ingin membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah. Para pelajar dibekali pengetahuan mitigasi, kesiapsiagaan, dan keterampilan menghadapi kondisi darurat sehingga mampu menjadi pelopor keselamatan bagi dirinya, keluarga, sekolah, maupun masyarakat,” ujar Fauzan.

Ia menambahkan, RENJANA tidak hanya bertujuan membentuk relawan remaja, tetapi juga menjadi instrumen pendukung pelaksanaan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kabupaten Tanah Bumbu.

Menurutnya, semakin banyak sekolah yang menerapkan SPAB dan memiliki relawan remaja yang aktif, maka semakin kuat pula kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.

“Program ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap peningkatan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Kabupaten Tanah Bumbu melalui penguatan kapasitas masyarakat sejak usia sekolah.

Pelajar merupakan investasi jangka panjang dalam membangun daerah yang tangguh terhadap bencana,” tambahnya.

BPBD Kabupaten Tanah Bumbu menargetkan implementasi RENJANA terus diperluas ke sekolah-sekolah di seluruh wilayah kabupaten sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.

Program ini juga diharapkan mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih siap menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang.

LAINNYA