Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Kompetensi SDM dalam Pengelolaan BLUD

waktu baca 2 menit
Kamis, 10 Sep 2026 22:50 247 Redaksi

lugasnusantara.co.id, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Peningkatan Kapasitas SDM BLUD yang dibuka secara resmi Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan SDM, Adrianto Wicaksono, di Batulicin, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan yang digelar Bagian Perekonomian, Sumber Daya Alam, dan Administrasi Pembangunan Setda Tanah Bumbu tersebut berlangsung selama dua hari, 8–9 September 2026.

Peserta workshop berasal dari RSUD, Laboratorium Kesehatan (Labkes), PT Air Minum Bersujud, serta seluruh Puskesmas se-Kabupaten Tanah Bumbu.

Mengusung tema “Penguatan Tata Kelola dan Inovasi Pengelolaan BLUD yang Profesional, Fleksibel, Akuntabel, dan Berorientasi pada Peningkatan Kualitas Pelayanan serta Pendapatan BLUD”, kegiatan ini menekankan pentingnya kompetensi aparatur dalam menghadapi tantangan pengelolaan BLUD.

Dalam sambutan Bupati yang disampaikan Adrianto Wicaksono, ditegaskan bahwa peningkatan kapasitas SDM menjadi salah satu kunci utama dalam mewujudkan pengelolaan BLUD yang profesional.

Aparatur dituntut mampu beradaptasi terhadap perubahan, mengembangkan inovasi, serta bekerja secara profesional dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

“Saya berharap workshop ini dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam mengelola BLUD secara lebih profesional, efektif, dan akuntabel,” ujarnya.

Bupati juga mendorong pengelola BLUD untuk terus melakukan inovasi dan meningkatkan efisiensi pengelolaan. Potensi pendapatan BLUD juga perlu dioptimalkan dengan tetap menempatkan kualitas pelayanan dan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.

Sementara itu, Plt. Kepala Bagian Perekonomian, Sumber Daya Alam, dan Administrasi Pembangunan Setda Tanah Bumbu, Susilawati, berharap seluruh peserta mengikuti workshop secara serius.

Menurutnya, materi yang diperoleh selama kegiatan diharapkan tidak berhenti pada pemahaman secara teori, tetapi dapat diterapkan dan memberikan dampak nyata dalam pengelolaan BLUD di instansi masing-masing.

Workshop tersebut turut dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tanah Bumbu, M. Putu Wisnu Wardhana.

Adapun narasumber dalam kegiatan tersebut yakni Kasubbag Tata Usaha Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula Provinsi Kalimantan Selatan, Artanto Saputro, S.Sos.

LAINNYA