Lapas Batulicin Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Tanamkan Nilai Nasionalisme kepada Warga Binaan

waktu baca 2 menit
Kamis, 29 Okt 2026 14:11 64 Redaksi

lugasnusantara.co.id, TANAH BUMBU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di lapangan dalam lapas, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme, persatuan, dan pembentukan karakter bagi seluruh jajaran serta Warga Binaan.

Upacara diikuti pejabat struktural, staf dan pegawai, peserta Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan, serta perwakilan Warga Binaan. Peringatan tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.

Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, diwakili Kepala Subseksi Pembinaan, Harry Indrawan, yang bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Dalam amanat tersebut, ditekankan pentingnya semangat perjuangan, penguatan karakter, serta peran generasi muda dalam menghadapi tantangan dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Harry Indrawan menegaskan, semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, bukan sekadar menjadi peringatan seremonial setiap tahun.

“Semangat Sumpah Pemuda hendaknya tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menumbuhkan rasa cinta tanah air, memperkuat persatuan, serta membangun karakter yang patriotik, gigih, dan berempati. Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah, berkarya, dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa,” ungkapnya.

Menurutnya, pelaksanaan upacara di lingkungan pemasyarakatan juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian, khususnya dalam menanamkan nilai nasionalisme, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepada Warga Binaan.

Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi Warga Binaan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat.

Sementara itu, Thoha Yahya Umar Sidiq menyampaikan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda memiliki makna penting dalam mendukung pembinaan karakter Warga Binaan.

“Peringatan Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa semangat persatuan, tanggung jawab, dan cinta tanah air harus terus dijaga oleh seluruh elemen bangsa. Kami berharap nilai-nilai tersebut dapat menjadi bagian dari proses pembinaan sehingga Warga Binaan semakin termotivasi untuk memperbaiki diri dan berkontribusi positif ketika kembali ke masyarakat,” tegasnya.

Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, Lapas Kelas III Batulicin meneguhkan komitmennya untuk terus menanamkan nilai kebangsaan, persatuan, dan tanggung jawab melalui program pembinaan.

Semangat Sumpah Pemuda diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran dan Warga Binaan untuk membangun karakter yang lebih baik serta berperan positif dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan bersatu.

LAINNYA