Musrenbang RKPD 2027 di Mantewe dan Karang Bintang Bahas Prioritas Pembangunan Daerah

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Mar 2026 17:50 30 Redaksi

lugasnusantara.co.id, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Rencana 2027 tingkat Kecamatan Mantewe dan Kecamatan Karang Bintang, Senin (2/3/2026).

Musrenbang kali ini mengusung tema “Transformasi Infrastruktur, Transformasi Ekonomi, dan Pelayanan Publik Menuju Tanah Bumbu Maju, Makmur, dan Beradab.” Kegiatan tersebut menjadi forum penting untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan daerah.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, dalam sambutan tertulis yang disampaikan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Tanah Bumbu, Eryanto Rais, mengatakan Musrenbang RKPD di tingkat kecamatan memiliki arti strategis, terutama dalam mendukung arah kebijakan pembangunan yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Tanah Bumbu 2025–2029.

“Musrenbang Kecamatan ini diharapkan benar-benar dapat mencerminkan kebutuhan prioritas masyarakat,” ujar Eryanto Rais.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan tujuh prioritas utama pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu untuk Tahun Rencana 2027.

Prioritas tersebut meliputi peningkatan kualitas dan aksesibilitas pendidikan, peningkatan sarana dan pelayanan kesehatan, serta penguatan ketahanan pangan daerah melalui pengembangan UMKM berbasis industri unggulan.

Selain itu, pemerintah daerah juga memprioritaskan pengembangan infrastruktur yang berkualitas, penataan kota dan pembangunan desa yang berkelanjutan dengan memperhatikan tata ruang dan lingkungan, peningkatan prestasi di bidang seni, budaya, dan olahraga serta pelestarian warisan budaya, serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani, dan akuntabel.

Dalam Musrenbang tersebut juga diperkenalkan Program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang menjadi salah satu upaya membangun lingkungan yang lebih tertata dan berkualitas.

Pada aspek AMAN, program difokuskan pada penataan lingkungan berbasis mitigasi bencana, peningkatan penerangan dan keamanan lingkungan, serta pengendalian sampah dan limbah berbahaya.

Sementara pada aspek SEHAT, pemerintah mendorong penguatan sanitasi dan penyediaan air bersih, pengendalian pencemaran lingkungan, serta pengaktifan kembali gerakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Kemudian pada aspek RESIK, dilakukan melalui kegiatan kerja bakti atau korve pembersihan lingkungan, optimalisasi pengelolaan sampah berbasis sumber, serta inspeksi berkala terhadap kebersihan lingkungan kerja.

Adapun pada aspek INDAH, program diarahkan pada penanaman pohon dan penghijauan di ruang terbuka hijau, penataan taman dan ruang publik, penertiban banner atau reklame yang tidak sesuai ketentuan, serta peremajaan atap seng menjadi genteng atau bahan lain secara bertahap dan terencana.

Melalui Musrenbang ini diharapkan usulan pembangunan dari masyarakat dapat terakomodasi dengan baik sehingga pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu ke depan semakin tepat sasaran dan berkelanjutan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA