Warga Satui Tanah Bumbu Digegerkan Penemuan Mayat di Perkebunan

waktu baca 3 menit
Rabu, 27 Mei 2026 18:53 444 Syahriadi

lugasnusantara.co.id, TANAH BUMBU – Warga Gang Sekawan RT 05 Desa Makmur Jaya, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu digegerkan dengan penemuan seorang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia di area perkebunan pisang dan singkong, Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

Korban diketahui bernama Slamet, berusia sekitar 61 tahun, warga Perum Suko Asri Blok D-1 RT 004/RW 011 Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.

Kapolres Tanah Bumbu Arief Prasetya melalui Kasi Humas Supriyo Sanyoto membenarkan adanya penemuan mayat tersebut di wilayah Kecamatan Satui.

“Korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk di area perkebunan miliknya. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Ipda Supriyo Sanyoto.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban terakhir kali terlihat pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 11.00 WITA. Saat itu, saksi Mahmudi melihat korban datang mengambil uang hasil penjualan oli bekas sebesar Rp140 ribu sebelum berpamitan menuju kebun miliknya di Gang Sekawan RT 05 Desa Makmur Jaya, Kecamatan Satui.

Sejak Minggu (24/5/2026), korban diketahui tidak lagi kembali ke rumah kontrakan milik saksi Usman yang berada di Gang Family RT 001 Desa Barakat Mufakat, Kecamatan Satui.

Pada Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WITA, anak kandung korban bernama Bagus menghubungi Usman karena korban tidak dapat dihubungi melalui telepon dan nomor handphone miliknya dalam keadaan tidak aktif.

Mendapat informasi tersebut, Usman kemudian menemui Mahmudi yang saat itu sedang melaksanakan kegiatan gotong royong penyembelihan sapi kurban Iduladha di Musholla Ar Raudah RT 05 Desa Makmur Jaya guna menanyakan lokasi kebun korban.

Selanjutnya, Usman bersama Mat Tohir melakukan pencarian ke area kebun milik korban. Sekitar pukul 11.00 WITA, keduanya mencium aroma tidak sedap dari sekitar lokasi kebun.

Setelah dilakukan penelusuran, korban ditemukan dalam keadaan terlentang dengan kondisi tubuh membengkak, membusuk, dan dipenuhi belatung. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga dan diteruskan ke Polsek Satui untuk penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan visum dari pihak dokter, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah ditemukan dalam posisi kepala miring ke kanan dengan tangan kanan menutupi bagian samping pinggang.

Kondisi jenazah saat ditemukan sudah mengalami pembusukan lanjut. Wajah korban tampak membengkak berwarna kehitaman, kedua mata tertutup rapat serta lidah menjulur keluar. Kulit tubuh juga tampak mengelupas dan sebagian berwarna putih kemerahan, sementara bagian perut terlihat membengkak.

Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan.

Petugas juga memastikan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, sementara tidak ditemukan indikasi dugaan tindak pidana.

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka di kediaman Mahmudi untuk persiapan pemakaman sambil menunggu kedatangan anak kandung korban menuju Kecamatan Satui.

Pihak keluarga diketahui telah membuat dan menandatangani surat pernyataan penolakan autopsi serta menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Saat ini, personel Polsek Satui bersama Unit INAFIS Sat Reskrim Polres Tanah Bumbu telah melakukan pengamanan dan penanganan di lokasi kejadian.

LAINNYA