Pelaku UMKM Tanah Bumbu Ikuti Pelatihan Kewirausahaan dan Sertifikasi Halal

waktu baca 2 menit
Kamis, 4 Jun 2026 15:31 131 Redaksi

lugasnusantara.co.id, TANAH BUMBU – Sebanyak 15 pelaku usaha mikro di Kabupaten Tanah Bumbu mengikuti Pelatihan Kewirausahaan yang dilaksanakan di Desa Kersik Putih, Kecamatan Batulicin, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagri) tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro, khususnya dalam memahami pentingnya sertifikasi halal sebagai salah satu syarat pengembangan usaha dan perluasan akses pasar.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskumdagri, Eryanto Rais, yang disampaikan Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Rhani Patih, mengatakan bahwa pemerintah daerah saat ini terus mendorong pelaku UMKM agar mampu memenuhi berbagai persyaratan legalitas usaha, termasuk sertifikasi halal.

Menurutnya, sertifikasi halal menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha kuliner, rumah makan, maupun industri makanan olahan yang ingin memperluas jangkauan pemasaran hingga ke pasar modern dan retail nasional.

“Ke depan, produk yang ingin masuk ke retail modern perlu memenuhi berbagai persyaratan, termasuk sertifikasi halal. Karena itu, pemahaman terkait proses dan manfaat sertifikasi halal sangat penting bagi pelaku usaha,” ujarnya.

Rhani menambahkan, selain sertifikasi halal, pelaku usaha juga perlu melengkapi legalitas lainnya seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) agar usaha yang dijalankan memiliki daya saing yang lebih kuat.

Dukungan terhadap pengembangan UMKM juga datang dari Pemerintah Desa Kersik Putih. Kepala Desa Kersik Putih, Rudi Hartono, melalui Sekretaris Desa Muhammad Irsyad, berharap pelatihan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha mikro di desa setempat.

“Melalui kegiatan ini diharapkan pelaku usaha semakin memahami pentingnya legalitas dan sertifikasi produk sehingga mampu meningkatkan kualitas usaha serta memperluas jaringan pemasaran,” katanya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi dari narasumber PT Sucofindo Cabang Batulicin. Joko Suharto menjelaskan pentingnya sertifikasi halal sebagai bentuk perlindungan konsumen sekaligus meningkatkan daya saing produk di pasar.

Sementara itu, Hetty Adriyani Kartini memaparkan tahapan audit reguler sertifikasi halal yang perlu dipahami pelaku usaha guna membangun kepercayaan konsumen dan membuka peluang pasar yang lebih luas.

Selain menerima materi pelatihan, seluruh peserta juga memperoleh sertifikat sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan atas partisipasi mereka dalam kegiatan peningkatan kapasitas usaha mikro tersebut.

LAINNYA