Hujan Lebat Disertai Petir Guyur Tanah Bumbu, Apakah Musim Kemarau Berakhir?

waktu baca 2 menit
Sabtu, 31 Okt 2026 17:44 78 Redaksi

lugasnusantara.co.id, TANAH BUMBU – Hujan dengan intensitas cukup lebat disertai kilat dan petir mengguyur wilayah Kecamatan Simpang Empat dan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Sabtu (31/10/2026).

Sebelum hujan turun, langit di kedua wilayah tersebut tampak mendung sejak pagi. Hujan mulai mengguyur pada siang hari dan kembali turun cukup lebat hingga sore, disertai kilat dan suara petir.

Kondisi cuaca tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat, apakah musim kemarau di Tanah Bumbu telah berakhir dan mulai memasuki musim hujan.

Berdasarkan prediksi musim hujan 2026/2027 dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), awal musim hujan di Kalimantan Selatan berlangsung secara bertahap di setiap wilayah. Sebagian wilayah diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada November 2026, sedangkan sebagian besar wilayah Tanah Bumbu diprediksi menyusul sekitar Desember 2026.

Dengan demikian, hujan yang mengguyur Simpang Empat dan Batulicin pada akhir Oktober ini belum serta-merta menandakan musim kemarau telah berakhir sepenuhnya. Hujan tersebut bisa menjadi bagian dari masa peralihan musim, tetapi kepastian awal musim hujan tetap mengacu pada analisis dan pembaruan informasi resmi BMKG.

Selain perubahan musim, masyarakat juga perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat, kilat, petir, dan angin kencang yang dapat terjadi selama masa peralihan.

Pengendara diimbau mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman saat berkendara di jalan basah. Masyarakat juga disarankan menghindari area terbuka, pohon tinggi, serta tempat yang berisiko ketika terjadi sambaran petir.

Sementara itu, perkembangan kondisi cuaca di Tanah Bumbu perlu terus dipantau melalui informasi resmi BMKG agar masyarakat dapat mengantisipasi perubahan cuaca dan potensi dampaknya.

Musim kemarau diperkirakan segera berganti, tetapi awal musim hujan di setiap wilayah Tanah Bumbu dapat berbeda. Karena itu, hujan lebat yang terjadi pada Sabtu ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap dinamika cuaca.

LAINNYA