Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu Apresiasi Pengungkapan 1,9 Kilogram Sabu di Satui

waktu baca 2 menit
Jumat, 12 Jun 2026 18:15 147 Redaksi

lugasnusantara.co.id, TANAH BUMBU – Keberhasilan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanah Bumbu mengungkap peredaran narkotika jenis sabu seberat sekitar 1,9 kilogram dan menangkap tiga tersangka mendapat apresiasi dari Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu, Sya’bani Rasul.

Politisi Partai Gerindra yang juga merupakan putra daerah Kecamatan Satui tersebut menyampaikan dukungannya terhadap upaya aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu, khususnya Kecamatan Satui.

“Saya memberikan apresiasi atas pengungkapan kasus ini. Kinerja Satresnarkoba Polres Tanah Bumbu sangat baik dalam menggagalkan peredaran narkoba di Satui,” kata Sya’bani.

Menurutnya, pengungkapan kasus tersebut menjadi bukti keseriusan aparat kepolisian dalam memerangi peredaran narkoba yang dapat merusak generasi muda.

Namun di sisi lain, Sya’bani juga menyoroti perlunya perhatian terhadap faktor-faktor yang dapat memicu keterlibatan anak muda dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

Ia menilai ketersediaan ruang terbuka hijau, fasilitas umum, serta sarana kegiatan positif bagi generasi muda masih perlu ditingkatkan.

“Generasi milenial dan Gen Z di Satui cukup tinggi. Kurangnya fasilitas dapat mengarahkan mereka ke jalur negatif, di antaranya menjadi pengedar atau bahkan pengguna narkotika seperti tiga tersangka yang baru diamankan polisi,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain fasilitas umum, ketersediaan lapangan pekerjaan juga menjadi kebutuhan penting bagi kalangan muda agar memiliki aktivitas yang produktif dan masa depan yang lebih baik.

“Kebutuhan utama mereka adalah jaminan pekerjaan dan fasilitas umum yang memadai. Tanpa itu, saya khawatir anak-anak muda akan mencari pelarian dari kegabutan mereka,” katanya.

Sebagai warga Satui, Sya’bani mengaku masih melihat minimnya ruang bagi anak muda untuk beraktivitas dan mengembangkan potensi diri secara positif.

“Saya berpendapat pribadi sebagai warga Satui, ruang untuk anak muda masih sangat minim sehingga kekhawatiran itu masih terus muncul,” ungkapnya.

Ia berharap upaya pemberantasan narkotika yang dilakukan aparat penegak hukum dapat berjalan beriringan dengan peningkatan fasilitas publik, ruang kreativitas, dan peluang kerja bagi generasi muda sehingga dapat mencegah munculnya kasus serupa di masa mendatang.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA