


lugasnusantara.co.id, BANJAR – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Pemerintah Desa Sungai Rangas Tengah menggelar kegiatan Pilah Sampah Dapat Sembako di Bank Sampah Desa Sungai Rangas, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan yang merupakan rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Dalam kegiatan itu, warga membawa sampah yang telah dipilah dari rumah untuk ditukarkan dengan paket sembako. Jenis sampah yang diterima meliputi kardus, kertas duplek, botol plastik, plastik keras dan plastik lemah, kaleng aluminium, rak telur, hingga minyak jelantah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmat Prapto Udoyo, mengapresiasi partisipasi masyarakat yang telah membiasakan memilah sampah sejak dari rumah.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat ekonomi melalui penukaran sampah dengan kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab di tengah masyarakat.
“Program ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi melalui penukaran sampah dengan sembako, tetapi juga menjadi upaya membangun budaya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab di tengah masyarakat,” ujar Rahmat di Banjarbaru, Jumat (3/7/2026).
Selama pelaksanaan kegiatan, total sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai 431,85 kilogram. Seluruh sampah tersebut selanjutnya akan dikelola melalui mekanisme bank sampah agar memiliki nilai ekonomis dan tidak berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).
Rahmat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya menjadi agenda tahunan atau bulanan, tetapi juga menjadi kebiasaan masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah dari sumbernya.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah, diharapkan jumlah timbulan sampah yang berakhir di TPA dapat terus berkurang sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Melalui kegiatan ini, DLH Provinsi Kalimantan Selatan juga mengajak masyarakat, khususnya warga Desa Sungai Rangas Tengah dan desa-desa sekitarnya, untuk memandang sampah sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi sehingga mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.