
lugasnusantara.co.id, BANJARMASIN – Tim Pewaluhan asal Kabupaten Tanah Bumbu berhasil menorehkan prestasi dengan meraih juara II pada Turnamen Domino Merah Putih yang digelar di Banjarmasin, Jumat-Sabtu, 28-29 Agustus 2026.
Tim yang diperkuat Roni dan Esek tersebut tampil solid hingga berhasil melaju ke babak final. Mereka harus mengakui keunggulan WWCD Warior asal Banjarmasin yang keluar sebagai juara I.
Turnamen Domino Merah Putih digelar dalam rangka memperingati 81 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus Road to Anniversary 20th SGC Mall.
Persaingan dalam turnamen berlangsung ketat. Setiap pertandingan menuntut konsentrasi tinggi, strategi, serta kekompakan antarpemain.

Tim Pewaluhan saat mengikuti turnamen domino Merah Putih.
Salah satu anggota Tim Pewaluhan, Roni, mengatakan pertandingan yang mereka jalani sangat menguras pikiran. Ketatnya persaingan membuat setiap langkah dan keputusan dalam permainan harus diperhitungkan dengan matang.
“Pertandingan ini sangat menguras pikiran. Kami harus benar-benar fokus dan memikirkan setiap langkah karena persaingannya cukup ketat,” ujar Roni.
Meski belum berhasil membawa pulang gelar juara pertama, Roni mengaku bersyukur atas capaian yang diraih bersama Esex dan Ahim. Menurutnya, hasil tersebut menjadi pengalaman berharga untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.
Sementara itu, Ketua ORADO Tanah Bumbu, Hendri, mengapresiasi prestasi yang diraih Tim Pewaluhan. Capaian tersebut dinilai menjadi kebanggaan bagi Tanah Bumbu sekaligus menunjukkan kemampuan pemain domino daerah untuk bersaing di luar daerah.
Ia berharap prestasi Tim Pewaluhan dapat menjadi motivasi bagi para pemain domino lainnya di Tanah Bumbu untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga kekompakan, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Tim Pewaluhan di turnamen domino Merah Putih.