Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Tanah Bumbu Bagikan Bibit Penghijauan

waktu baca 2 menit
Selasa, 9 Jun 2026 15:44 225 Redaksi

lugasnusantara.co.id, TANAH BUMBU – Pemkab Tanah Bumbu meneguhkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui penyerahan bibit tanaman kepada 12 kecamatan dan sejumlah desa di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.

Penyerahan bibit dilakukan Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Yulian Herawati dalam rangkaian Apel Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Mal Pelayanan Publik (MPP), Kawasan Pusat Niaga Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu aksi nyata Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam mendorong gerakan penghijauan sekaligus mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Bumi Bersujud.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda Yulian Herawati, disampaikan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Melalui momentum ini, kita diajak untuk mengambil langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menghadapi tantangan perubahan iklim. Upaya penghijauan menjadi salah satu bentuk kontribusi penting yang dapat dilakukan secara bersama-sama,” ujar Yulian saat membacakan sambutan Bupati.

Adapun jenis bibit tanaman yang disalurkan meliputi eucalyptus, pulai, mahoni, durian, dan rambutan. Bibit-bibit tersebut akan ditanam di berbagai wilayah kecamatan dan desa sebagai bagian dari program penghijauan daerah.

Penyaluran bibit tanaman ini bertujuan mendukung peran kecamatan dan desa dalam pelaksanaan penghijauan wilayah, meningkatkan kualitas lingkungan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan pelestarian alam.

Pemkab Tanah Bumbu berharap melalui langkah tersebut kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat, sekaligus memperkuat upaya menciptakan kawasan yang hijau, asri, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA