Lapas Batulicin Perkuat Pengawasan, 56 Warga Binaan Jalani Tes Urine

waktu baca 2 menit
Jumat, 18 Sep 2026 16:10 116 Redaksi

lugasnusantara.co.id, TANAH BUMBU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin memperkuat pengawasan terhadap Warga Binaan melalui pemeriksaan urine, Kamis (17/09/2026). Sebanyak 56 Warga Binaan dipilih secara acak untuk mengikuti pemeriksaan sebagai langkah memastikan lingkungan Lapas bebas dari narkoba.

Pelaksanaan tes urine mendapat pendampingan petugas Lapas bersama aparat penegak hukum (APH) dari unsur TNI-Polri. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari penguatan pengawasan agar pemeriksaan berjalan tertib dan sesuai prosedur.

Seluruh sampel urine yang diperiksa menunjukkan hasil negatif (-) narkoba. Hasil tersebut menegaskan bahwa 56 Warga Binaan yang menjalani pemeriksaan tidak terindikasi menggunakan narkoba berdasarkan hasil tes yang dilakukan.

Pemeriksaan ini sekaligus mempertegas komitmen Lapas Batulicin dalam mewujudkan zero halinar. Pengawasan dilakukan secara konsisten untuk menjaga lingkungan pembinaan tetap aman serta terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menegaskan bahwa pemeriksaan urine merupakan bagian dari pengawasan yang tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban Lapas. Menurutnya, komitmen terhadap lingkungan bebas narkoba harus diterapkan secara tegas dan konsisten dalam seluruh proses pembinaan.

“Lapas Batulicin berkomitmen penuh mewujudkan zero halinar, dan narkoba tidak boleh memiliki ruang di dalam lingkungan Pemasyarakatan. Pemeriksaan urine ini merupakan langkah pengawasan yang kami lakukan secara tegas untuk memastikan Warga Binaan tetap berada dalam lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” tegas Thoha Yahya Umar Sidiq.

Sementara itu, Petugas Kesehatan Lapas Batulicin, Yudha Pratama, menyampaikan bahwa pihaknya turut mendukung pelaksanaan pemeriksaan sebagai bagian dari pengawasan kesehatan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Dukungan tersebut menjadi bentuk komitmen petugas kesehatan dalam membantu memastikan proses pembinaan berlangsung secara optimal.

“Kami mendukung penuh langkah Kalapas dalam menjaga Lapas Batulicin tetap bebas dari narkoba. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari dukungan kami agar proses pembinaan berjalan maksimal dalam lingkungan yang sehat, aman, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba,” ujar Yudha Pratama.

Hasil pemeriksaan menjadi penguat bagi jajaran untuk terus menjaga pengawasan terhadap lingkungan Lapas. Komitmen zero halinar akan dipertahankan melalui pencegahan dan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan.

LAINNYA