Tegakkan Komitmen Integritas, Seluruh Jajaran Lapas Batulicin Jalani Tes Urine

waktu baca 2 menit
Jumat, 18 Sep 2026 16:03 217 Redaksi

lugasnusantara.co.id, TANAH BUMBU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin menegakkan komitmen integritas melalui tes urine terhadap seluruh jajaran, Rabu (16/09/2026). Sebanyak 41 orang, termasuk Kalapas dan petugas dari berbagai subseksi serta pengamanan, mengikuti pemeriksaan tersebut.

Tes urine dilakukan untuk memastikan jajaran bebas dari penyalahgunaan narkoba dan zat adiktif terlarang lainnya. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh 41 peserta dinyatakan negatif.

Hasil tersebut menjadi gambaran bahwa jajaran Lapas Batulicin berada dalam kondisi bebas dari narkoba berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan. Pemeriksaan juga menjadi langkah nyata untuk menjaga lingkungan kerja tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Keterlibatan seluruh jajaran dalam pemeriksaan menunjukkan bahwa komitmen tersebut berlaku bagi setiap unsur di lingkungan Lapas. Tidak hanya petugas pengamanan, pemeriksaan juga diikuti pejabat dan pegawai dari berbagai subseksi, termasuk Kalapas.

Kalapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menegaskan bahwa tes urine merupakan langkah konkret untuk memastikan jajaran bebas dari narkoba. Menurutnya, integritas petugas harus dibangun dengan memastikan setiap pegawai mampu menjaga diri dari penyalahgunaan zat terlarang.

“Tes urine ini kami laksanakan untuk memastikan seluruh jajaran berada dalam kondisi bebas dari narkoba. Sebanyak 41 orang mengikuti pemeriksaan dan seluruh hasilnya dinyatakan negatif, sehingga ini menjadi bukti bahwa jajaran Lapas Batulicin berkomitmen menjaga integritas dan menolak penyalahgunaan narkoba,” tegas Thoha Yahya Umar Sidiq.

Thoha menyampaikan bahwa hasil negatif seluruh peserta menjadi catatan positif bagi jajaran dalam menjaga lingkungan kerja yang bersih dari narkoba. Ia menegaskan bahwa komitmen tersebut harus dijaga secara konsisten, bukan hanya melalui pemeriksaan tetapi juga melalui sikap dan perilaku dalam menjalankan tugas.

“Hasil ini harus menjadi penguat komitmen seluruh jajaran untuk tetap menjaga diri dan lingkungan kerja dari narkoba. Kami tidak memberikan ruang bagi penyalahgunaan narkoba karena hal tersebut bertentangan dengan integritas dan profesionalisme yang harus dijaga setiap petugas,” jelasnya.

Petugas Kesehatan Lapas Batulicin, Yudha Pratama, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan terhadap 41 orang jajaran yang mengikuti tes urine. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta menunjukkan hasil negatif terhadap narkoba dan zat adiktif terlarang lainnya.

“Sebanyak 41 orang mengikuti tes urine dan seluruh hasil pemeriksaan dinyatakan negatif. Pemeriksaan ini menunjukkan bahwa seluruh peserta yang menjalani tes berada dalam kondisi negatif terhadap narkoba dan zat adiktif terlarang lainnya,” ujar Yudha Pratama.

Lapas Batulicin akan terus menjaga komitmen tersebut melalui pengawasan dan langkah pencegahan yang konsisten. Lingkungan kerja yang bersih dari narkoba menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas.

LAINNYA