Cita-cita Bupati Andi Rudi Hadirkan Sekolah Berasrama Terwujud Lewat Sekolah Rakyat

waktu baca 3 menit
Sabtu, 15 Agu 2026 21:14 284 Redaksi

lugasnusantara.co.id, TANAH BUMBU – Cita-cita Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif untuk menghadirkan sekolah berasrama atau boarding school bagi anak-anak di daerahnya akhirnya menemukan jalan untuk diwujudkan melalui program Sekolah Rakyat (SR).

Hal tersebut disampaikan Andi Rudi saat menghadiri Open House dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sekaligus peresmian Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Tanah Bumbu yang berlokasi di Km 10 Jalan Kodeco, Desa Mekarsari, Kecamatan Simpang Empat, Sabtu (15/8/2026).

Andi Rudi mengungkapkan, gagasan membangun sekolah dengan konsep berasrama tersebut telah muncul jauh sebelum dirinya terjun ke dunia politik. Bahkan, cita-cita itu telah dipikirkannya sekitar tujuh tahun lalu.

“Bagi saya, hari ini merupakan momentum yang sangat istimewa. Sebelum saya menjabat sebagai Bupati Tanah Bumbu, saya memiliki cita-cita untuk membangun sekolah berasrama atau boarding school bagi anak-anak Tanah Bumbu,” kata Andi Rudi.

Menurutnya, hadirnya program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto menjadi momentum yang membuka peluang bagi cita-cita tersebut untuk direalisasikan.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu pun langsung bergerak menyiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari sarana hingga kesiapan penyelenggaraan pendidikan. Sekolah yang berada di kawasan Km 10 Jalan Kodeco tersebut kini mulai digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

“Alhamdulillah, melalui program Sekolah Rakyat yang digagas Bapak Presiden Prabowo Subianto, cita-cita tersebut mendapatkan jalan untuk diwujudkan,” ujarnya.

Tampung 270 Peserta Didik

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tanah Bumbu menampung sebanyak 270 peserta didik.

Jumlah tersebut terdiri dari 90 siswa jenjang SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA.

Sekolah tersebut berdiri di kawasan seluas sekitar 11,2 hektare. Sejumlah fasilitas juga telah tersedia, di antaranya gedung pembelajaran, aula, asrama, serta sarana olahraga.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tanah Bumbu juga menjadi salah satu dari 25 lokasi yang mengikuti pelaksanaan Sekolah Rakyat Tahap 3.

“Begitu program ini hadir, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu langsung bergerak. Kita urus, kita siapkan, kita kawal, dan kita perjuangkan bersama,” kata Bupati.

Tekankan Kolaborasi

Andi Rudi menegaskan, terwujudnya Sekolah Rakyat di Tanah Bumbu bukan hasil kerja pemerintah kabupaten semata. Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari kolaborasi berbagai pihak.

Pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, satuan pendidikan, masyarakat, serta berbagai pihak lainnya turut berperan dalam proses persiapan hingga pelaksanaan program tersebut.

“Tentu, pencapaian ini bukan merupakan keberhasilan satu pihak. Ini adalah hasil dari sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, satuan pendidikan, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ahmad Gazali, salah satu siswa jenjang Sekolah Dasar yang akan mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat Tanah Bumbu, menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas hadirnya program tersebut di daerahnya.

“Ya Pak, kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo karena Sekolah Rakyat sudah ada di Tanah Bumbu. Ini sangat bermanfaat bagi kami karena pemerintah sudah memperhatikan kami,” ucap Ahmad di hadapan seluruh tamu undangan yang hadir.

Kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tanah Bumbu diharapkan tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter dan masa depan generasi muda Tanah Bumbu melalui pendidikan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

LAINNYA