
lugasnusantara.co.id, TANAH BUMBU – Ketua DPRD Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani, menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan mengerahkan alat berat jenis excavator PC 60 ke SMA Negeri 1 Batulicin.
Alat berat tersebut dipinjamkan untuk membantu proses pembersihan dan penataan lingkungan sekolah yang tergolong masih baru. SMAN 1 Batulicin diketahui baru berdiri pada tahun ajaran 2024/2025 di bawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan.
Excavator dimanfaatkan untuk mempercepat sejumlah pekerjaan, mulai dari pembersihan semak belukar, pembuatan lapangan olahraga, pembuatan sumur, hingga penataan area lingkungan sekolah yang membutuhkan penanganan khusus.
Kepala SMAN 1 Batulicin, Murakibuddin, S.Pd.I., M.A., belum lama tadi, mengapresiasi kepedulian Ketua DPRD Tanah Bumbu terhadap kemajuan dunia pendidikan.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi wujud nyata sinergi dan kemitraan antara pemerintah daerah, legislatif, dan satuan pendidikan dalam mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif serta mendukung terwujudnya sekolah yang berkualitas. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Ketua DPRD Tanah Bumbu,” katanya.
Murakibuddin menambahkan, kegiatan pembersihan dan penataan lingkungan tersebut sejalan dengan komitmen sekolah dalam mewujudkan lingkungan BERHIAS, yakni Bersih, Elok, Rapi, Hijau, Indah, Asri, dan Sehat.
“Lingkungan sekolah yang baik diharapkan dapat memberikan suasana yang mendukung proses pembelajaran sehingga murid dapat belajar, beraktivitas, dan mengembangkan potensinya dengan lebih aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia menegaskan, SMAN 1 Batulicin terus berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang aman, nyaman, berkualitas, dan berpusat pada kebutuhan murid.
Selain itu, sekolah juga berupaya membangun budaya kepedulian terhadap lingkungan di kalangan seluruh warga sekolah.
“Bersama membangun lingkungan sekolah yang bersih, aman, nyaman, dan mendukung murid untuk tumbuh dan berprestasi,” demikian seruan yang disampaikan pihak sekolah.