Tanbu Beraksi Run 2026 Targetkan 3.000 Pelari, Tambah Kategori Half Marathon 21K

waktu baca 4 menit
Rabu, 12 Agu 2026 22:40 29 Redaksi

lugasnusantara.co.id, TANAH BUMBU – Tanbu Beraksi Run 2026 kembali digelar dengan skala lebih besar. Event lari yang dijadwalkan berlangsung pada 29 November 2026 tersebut menargetkan 3.000 peserta, atau sekitar dua kali lipat dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Tahun ini, penyelenggara menambah kategori Half Marathon 21 kilometer (21K), melengkapi kategori 10K dan 5K. Penambahan tersebut menjadi langkah untuk membawa Tanbu Beraksi Run naik level sekaligus menarik pelari dari berbagai daerah, termasuk pelari elite yang terbiasa mengikuti ajang berskala nasional.

Pada penyelenggaraan 2025, Tanbu Beraksi Run diikuti sekitar 1.450 pelari. Dengan penambahan kategori dan konsep sport tourism, panitia optimistis jumlah peserta tahun ini dapat meningkat signifikan.
Perwakilan panitia, dr. Fadly Wirawan, mengatakan rute lomba masih menggunakan kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu di Gunung Tinggi.

Menurutnya, aspek kenyamanan, keamanan, dan sterilnya jalur menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan tahun ini.
Lebar jalan di kawasan perkantoran dinilai memungkinkan pengaturan lalu lintas sehingga pelari dapat mengikuti perlombaan dengan lebih aman. Selain itu, kawasan Gunung Tinggi memiliki pemandangan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta dari luar daerah.
Konsep tersebut sekaligus diarahkan untuk mendukung pengembangan sport tourism di Tanah Bumbu.

Pelari dari luar daerah diharapkan tidak hanya datang untuk mengikuti perlombaan, tetapi juga menikmati objek wisata serta berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Tanah Bumbu.
“Dengan berdatangannya para pelari, terutama dari luar Tanah Bumbu, kami berharap dapat meningkatkan perekonomian daerah,” kata Fadly.

Perkuat Sistem Kesehatan

Dengan target peserta mencapai 3.000 orang, panitia juga memperkuat sistem pelayanan kesehatan guna mengantisipasi risiko selama perlombaan.

Setiap peserta akan menjalani screening awal saat registrasi. Dalam formulir pendaftaran, peserta diminta mencantumkan kondisi kesehatan, termasuk riwayat penyakit dan obat-obatan yang dikonsumsi secara rutin.

Pemeriksaan kesehatan juga disiapkan sebelum perlombaan. Peserta yang memiliki risiko kesehatan tertentu akan mendapatkan penanda khusus pada nomor dada sehingga dapat menjadi perhatian tim medis selama lomba.

Panitia turut menyiapkan water station, ambulans, dan tim medis di sepanjang rute. Jarak antarpos layanan direncanakan sekitar 2,5 kilometer.

Selain tim medis di sejumlah titik, panitia menyiapkan running doctor. Dokter akan ikut berlari di setiap kategori untuk memberikan pertolongan awal apabila peserta mengalami masalah kesehatan.

“Untuk tahun ini ada lima dokter per kategori,” ujar Fadly.

Sistem Perlombaan Diperketat

Dari sisi perlombaan, panitia menyiapkan sistem penilaian yang transparan untuk memastikan hasil kompetisi berlangsung secara fair.

Setiap peserta akan memperoleh satu nomor BIB yang tidak dapat dipindahtangankan. Saat peserta mencapai garis finis, tim verifikasi dari race management bersama juri PASI Tanah Bumbu akan mencocokkan nomor BIB dengan data pendaftaran dan identitas peserta.

Peserta yang terbukti menggunakan nomor BIB milik orang lain atau melakukan pelanggaran dapat dikenakan diskualifikasi.

Panitia juga menggunakan teknologi chip time untuk mencatat waktu peserta secara presisi. Sejumlah recorder atau checkpoint dipasang di sepanjang rute untuk mendeteksi peserta yang tidak melewati jalur yang telah ditentukan.

Ketua Umum KONI Tanah Bumbu Adi Haidir Putra mengatakan CCTV juga akan ditempatkan di sejumlah titik untuk memperkuat proses verifikasi sekaligus memastikan peserta tidak melakukan pemotongan jalur.

“Kalau ada peserta yang memotong jalur, secara sistem akan terdeteksi karena dia tidak melewati checkpoint yang ditentukan,” kata Adi.

Pendaftaran Dibuka 15 Agustus
Tanbu Beraksi Run 2026 membuka kategori putra dan putri untuk Half Marathon serta 10K pada kelas Nasional usia 18–39 tahun dan Master usia 40–60 tahun.

Sementara kategori 5K terdiri atas kelas Pelajar usia 13–17 tahun, Nasional usia 18–39 tahun, serta Master usia 40–60 tahun.

Pendaftaran seluruh kategori dibuka Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 16.00 Wita melalui situs resmi Tanbu Beraksi Run.

Biaya pendaftaran masing-masing sebesar Rp475 ribu untuk Half Marathon, Rp325 ribu untuk 10K, Rp250 ribu untuk 5K, dan Rp200 ribu untuk kategori Pelajar.

Biaya tersebut sudah mencakup race tee, BIB, chip time, welcome kit sponsor, e-sertifikat, medali, refreshment, serta finisher tee khusus peserta Half Marathon.

Panitia juga menyiapkan hadiah bagi lima besar pada setiap kategori podium.
Untuk Half Marathon Nasional, juara pertama hingga kelima masing-masing memperoleh hadiah Rp10 juta, Rp8,5 juta, Rp7 juta, Rp5,5 juta, dan Rp4 juta.

Pada kategori Half Marathon Master, hadiah yang disiapkan masing-masing Rp7 juta, Rp6 juta, Rp5 juta, Rp4 juta, dan Rp3 juta.

Sementara hadiah kategori 10K Nasional mencapai Rp6 juta untuk juara pertama, Rp5 juta juara kedua, Rp4 juta juara ketiga, Rp3 juta juara keempat, dan Rp2 juta juara kelima.

Tanbu Beraksi Run 2026 diselenggarakan oleh KONI Tanah Bumbu berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Mengusung tema “Energy of The Coast”, event tersebut diharapkan berkembang menjadi agenda olahraga tahunan yang mampu menarik peserta dari berbagai daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Kabupaten Tanah Bumbu.

LAINNYA