Bupati Tanah Bumbu Resmi Buka Orado Championship se-Kalsel 2026 di Bumi Bersujud

waktu baca 2 menit
Jumat, 14 Agu 2026 17:44 309 Syahriadi

lugasnusantara.co.id, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Bidang Administrasi Umum, Muhammad Yamani, resmi membuka Turnamen Orado Championship se-Kalimantan Selatan (Kalsel) 2026 di Bandara Bersujud, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (14/8/2026).

Pembukaan turnamen turut dihadiri Ketua ORADO Kalsel, perwakilan DPD KNPI Kalsel, Ketua KONI Tanah Bumbu, perwakilan HIPMI Tanah Bumbu, serta Kapolres Tanah Bumbu yang diwakili Kapolsek Simpang Empat.

Turnamen yang berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (14-15/8/2026), ini diikuti 48 tim dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan. Para peserta memperebutkan total hadiah Rp25 juta, dengan rincian juara pertama Rp10 juta, juara kedua Rp7 juta, juara ketiga Rp5 juta, dan juara keempat Rp3 juta.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi ORADO Tanah Bumbu, DPD KNPI Provinsi Kalimantan Selatan, dan HIPMI Tanah Bumbu, serta dukungan Pemkab Tanah Bumbu dan KONI Tanah Bumbu.

Dalam sambutan Bupati Tanah Bumbu yang disampaikan Muhammad Yamani, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengapresiasi terselenggaranya Orado Championship se-Kalsel 2026.

Turnamen ini dinilai tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarpeserta.

Turnamen Domino ORADO Championship se Kalsel 2026.

Sementara itu, Ketua ORADO Tanah Bumbu, Hendri, berharap turnamen tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan tahun ini saja.

“Harapan kami turnamen ini bukan hanya hari ini saja. Mudah-mudahan ke depannya akan diselenggarakan turnamen-turnamen lainnya. Mudah-mudahan ORADO selalu berkembang untuk mencetak atlet,” ujar Hendri.

Ia menyebut, perkembangan Orado di Tanah Bumbu telah menunjukkan hasil. Sebelumnya, atlet Tanah Bumbu dipercaya mewakili Kalimantan Selatan untuk berlaga di kejuaraan tingkat nasional.

Hendri juga menegaskan bahwa Orado bukan merupakan permainan judi, melainkan olahraga resmi yang memiliki organisasi dan aturan pertandingan.

“Orado bukan permainan judi. Orado resmi adalah olahraga resmi,” tegasnya.

Ia berharap dukungan pemerintah dan berbagai pihak terus diberikan sehingga Orado di Tanah Bumbu semakin berkembang dan mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang dapat membawa nama daerah hingga tingkat nasional.

“Kami sangat berharap dukungan semua pihak, agar atlet Tanah Bumbu bisa terus mengharumkan nama daerah di ajang turnamen bergengsi selanjutnya,” pungkasnya.

Turnamen Domino ORADO Championship se Kalsel 2026.

LAINNYA