
lugasnusantara.co.id, TANAH BUMBU – Turnamen Domino Orado Championship se-Kalimantan Selatan 2026 sukses digelar selama dua hari di kawasan Bandara Bersujud, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat-Minggu (14-16/8/2026).
Turnamen yang diikuti 48 tim dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para peserta bersaing menunjukkan kemampuan terbaik hingga pertandingan berakhir dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi ORADO Tanah Bumbu, DPD KNPI Kalsel, dan HIPMI Tanah Bumbu. Turnamen tersebut memperebutkan total hadiah sebesar Rp25 juta, terdiri dari Rp10 juta untuk juara pertama, Rp7 juta juara kedua, Rp5 juta juara ketiga, dan Rp3 juta juara keempat.
Atas suksesnya pelaksanaan turnamen, seluruh panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik sejak persiapan hingga pertandingan berakhir.
Ketua ORADO Tanah Bumbu, Hendri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menjaga suasana pertandingan tetap kondusif.
“Terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah ikut berpartisipasi dan menjunjung sportivitas. Terima kasih juga kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan ini bisa berjalan sukses,” ujar Hendri.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, DPD KNPI Kalsel, HIPMI Tanah Bumbu, KONI Tanah Bumbu, jajaran kepolisian, para sponsor, serta seluruh pihak yang turut membantu menyukseskan kegiatan.
Menurut Hendri, keberhasilan turnamen ini menjadi motivasi bagi ORADO Tanah Bumbu untuk terus menggelar kegiatan serupa di masa mendatang.
Ia berharap turnamen Orado dapat terus berkembang dan menjadi wadah pembinaan atlet domino di Tanah Bumbu dan Kalimantan Selatan.
“Harapan kami turnamen ini bukan hanya hari ini saja. Mudah-mudahan ke depannya akan diselenggarakan turnamen-turnamen lainnya. Mudah-mudahan ORADO selalu berkembang untuk mencetak atlet,” katanya.
Hendri juga menegaskan bahwa ORADO merupakan olahraga resmi yang memiliki organisasi dan aturan pertandingan.
Dengan berakhirnya Orado Championship se-Kalsel 2026, panitia berharap ajang tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi antarpeserta sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet domino berprestasi dari Kalimantan Selatan.